LED Berkedip Arduino UNO (cara membuat dan contoh program)

Pada umumnya percobaan pertama dari sebuah latihan Arduino UNO adalah LED berkedip. Ini merupakan sebuah latihan yang cukup mudah dengan membuat sebuah LED yang terhubung ke pin 13 menyala selama selang waktu 1 detik kemudian mati selama selang waktu 1 detik dan begitu seterusnya. Setelah sebelumnya saya membahas tentang Cara Download dan Instal Software Arduino IDE di Windows dan pada percobaan ini tidak terdapat banyak fungsi yang digunakan tapi merupakan dasar untuk bisa memahami bahasa pemograman yang lebih kompleks nantinya.

LED Berkedip Arduino UNO (cara membuat dan contoh program)

Daftar komponen yang diperlukan :
  • 1 x Arduino UNO
  • 1 x LED / pin 13 (pada arduino)
  • 1 x Resistor 220 ohm

Komponen yang terpakai pada :
  • 1 x LED yang terhubung ke pin D13

Rangkaian:

rangkaian led berkedip

Ini adalah gambar rangkaian, sesuai dengan komponen yang digunakan pada Arduino

Program LED Berkedip (Blink) Arduino Uno


  • Buka software Arduino IDE apabila menggunakan PC/Laptop. 
  • Lalu tulis sketch seperti pada gambar dibawah.

LED Berkedip Arduino UNO (cara membuat dan contoh program)

  • Kemudian upload dengan menekan tanda → pada Arduino IDE

Berikut sketch LED Berkedip atau Blink LED Menggunakan Arduino UNO

/* Belajar Arduino Dasar
   Latihan 01 LED Berkedip
   Turn an LED on for one second, off for one second,
   and repeat forever. 
*/

void setup()
{
  pinMode(13, OUTPUT);   // Define pin D13 as output
}

void loop()
{
  digitalWrite(13, HIGH);   // Turn on the LED
  delay(1000);              // Wait for one second
  digitalWrite(13, LOW);    // Turn off the LED
  delay(1000);              // Wait for one second
}


Catatan Program :

Selamat datang di Arduino!
Jika kamu baru pertama mendengar Arduino, kamu akan belajar sesuatu yang baru dan menarik.

Arduino adalah sebuah komputer kecil dan didalamnya berjalan kumpulan kode instruksi yang disebut "sketch". Sketch terdiri dari beberapa baris susunan kode intruksi dan hanya dimengerti oleh Arduino.

Didalam sketch selain berisi baris kode instuksi, terdapat juga beberapa catatan atau "comment" yang dapat berfungsi memberikan sebuah keterangan singkat dari sebuah baris kode instruksi. Comment tidak akan mempengaruhi terhadap kerja dari suatu sketch dan juga comment warnanya dibedakan dengan kode instruksi sehiangga dapat terlihat jelas mana yang merupakan comment.

Untuk menyatakan sebuah huruf, kata atau kalimat menjadi sebuah comment, diawali dengan penulisan garis miring dua kali "//", maka karakter yang ditulis setelahnya dianggap sebagai comment sampai awal garis baru.

/* Tulisan ini juga merupakan contoh sebuah comment, perbedaannya comment ini dapat ditulis dalam satu paragraph tanpa menghiraukan baris baru. Cara penulisan untuk comment seperti ini yaitu diawali dengan garis miring tanda bintang kemudian harus diakhiri dengan tanda bintang garis miring */

Satu blok kumpulan dari baris kode instuksi dapat disebut sebagai "fungsi" yang dapat menjalankan perintah tertentu. Semua sketch Arduino harus memiliki dua fungsi utama yaitu "setup()" dan "loop(). Arduino menjalankan kedua blok fungsi tersebut secara otomatis ketika pertama Arduino dihidupkan atau saat setelah menekan tombol reset.

Fungsi setup() berjalan pertama dan satu kali, sering digunakan untuk penulisan kode yang hanya dibutuhkan satu kali atau pertama seperti inisialisasi.

Arduino memiliki 13 pin digital input/output. Pin-pin tersebut dapat dikonfigurasi sebagai input atau output. Untuk menkonfigurasi pin tersebut menggunakan fungsi bawaan bahasa arduino yaitu pinMode().

Fungsi pinMode() memerlukan dua parameter, yang ditulis setelah nama fungsi didalam tanda kurung. Parameter pertama adalah nomor pin, dan parameter kedua adalah sebuah kata dengan huruf besar yaitu INPUT atau OUTPUT.

Pada contoh sketch diatas, kita akan menentukan pin 13 sebagai output (pin yang terhubung dengan sebuah LED). Pin 13 diseting sebagai output karena kita menginginkan untuk mengirim tegangan dari Arduino ke LED.

Semua pin 13 digital pada Arduino stabil bila difungsikan sebagai input maupun output dengan kondisi on/off, atau menerima/mengeluarkan sinyal "digital". Pada pin digital hanya terdapat dua keadaan yaitu akan selalu 5 Volt (atau juga disebut "HIGH"), atau 0 Volt (atau juga disebut "LOW").

Karena hanya terdapat satu LED yang terhubung pin 13, jika membuat kondisi output HIGH, LED akan menerima tegangan dan LED menyala. Jika membuat kondisi output LOW, LED tidak akan menerima tegangan dan LED mati.

digitalWrite() adalah fungsi bawaan bahasa Arduino yang digunakan untuk membuat sebuah pin output digital dalam kondisi HIGH atau LOW. Fungsi ini memerlukan dua parameter; sebuah nomor pin, kemudian diikuti dengan kata HIGH atau LOW:

delay() adalah sebuah fungsi untuk berhenti selama beberapa saat. Fungsi ini memerlukan parameter nilai waktu tunggu, yang dihitung dalam milliseconds. 1000 milliseconds adalah satu detik, maka jika menuliskan "delay(1000)", akan membuat program berhenti selama satu detik.

Semua gabungan dari baris fungsi pada contoh sketch kali ini akan menjadikan sebuah program untuk memerintahkan LED menyala, kemudian menunggu/berhenti selama satu detik, kemudian LED mati, dan menunggu lagi selama satu detik.

Ketika Arduino selesai menjalankan baris fungsi dan berada pada akhir fungsi loop(), maka akan kembali ke awal menjalankan kumpulan baris fungsi yang ada didalam fungsi loop() terus menerus. Jadi program ini akan membuat LED berkedip terus menerus!

Apa yang seharusnya kamu lihat :

LED Berkedip Arduino UNO (cara membuat dan contoh program)


Kamu akan melihat LED berkedip menyala dan mati. Jika ini tidak terjadi, pastikan kamu melakukan tahap demi tahap dari percobaan dengan benar pada latihan 01 dan pastikan kamu telah upload sketchnya kedalam Arduino.

Coba rubah nilai 1000 dari fungsi delay() dengan nilai yang berbeda dan lihat bagaimana mempengaruhi waktu berkedip dari LED. Nilai yang kecil akan membuat loop berjalan cepat. (Mengapa?)

Tantangan lain:
* kurangi delay ke 10 ms. Dapatkah kamu melihat LED masih berkedip?
Temukan nilai delay terkecil sehingga kamu masih dapat melihat LED berkedip.

Lihat hasilnya jika percobaan latihan kamu selesai dan berjalan benar. Jika ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar di bawah. Selamat mencoba.



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan tulis jika ada pertanyaan, kritik maupun saran dan jangan sungkan-sungkan

Tekan (X) 2x untuk menutup
Dukung kami dengan like fanspage ×